PERAWATAN WAJAH YANG WAJIB DILAKUKAN MALAM HARI

Perawatan Wajah Yang Wajib Dilakukan di Malam Hari

www.agentheraskinresmi.com  –  wa : 0821 3755 0625 

Kali ini kita akan membahas tentang perawatan wajah yang wajib dilakukan saat malam hari agar memperoleh hasil yang lebih optimal. Sebagai seorang wanita memiliki wajah cantik dan sehat tentu menjadi sebuah impian.Mendapatkan wajah yang lembab dan cerah dengan alami tentu memerlukan proses yang tidak instan. Selain pagi hari, malam hari adalah waktu paling tepat untuk merawat kulit wajah. Ya, di waktu malam harilah beberapa hormon dan proses regenerasi kulit dapat bekerja secara maksimal. Perawatan wajah setiap malam sebelum istirahat perlu Anda lakukan agar memiliki wajah seperti yang Anda inginkan. Pasalnya, malam hari adalah waktu yang tepat merawat dan memberikan nutrisi penting saat kulit beristirahat. Berikut beberapa ritual perawatan wajah yang sebaiknya Anda lakukan di malam hari:

1. Membersihkan Make Up atau riasan wajah.

Setelah seharian melakukan aktivitas yang melelahkan baik bekerja atau aktivitas lainnya, tentunya debu dan kotoran bekas riasan makeup masih menempel pada wajahmu. Kotoran dan debu yang menempel di kulitmu akan menyebabkan tersumbatnya pori-pori wajah yang bisa memicu tumbuhnya jerawat. Maka sebaiknya segera bersihkan wajahmu dengan milk cleanser dan astringent atau makeup remover. Atau bila Sista and Mom ingin yang alami, gunakan saja air bunga mawar yang bersifat sebagai pembersih alami. Jangan lupa kenakan kapas lembut hingga semua kotoran dan sisa mekaup terangkat semua.

make up remover

2. Mandi

Aktivitas selama seharian, pasti membuat tubuh terasa lelah, gerah, dan tidak nyaman karena keringat yang masih menempel pada tubuh. Mungkin, seringkali kamu melalaikan mandi karena badan yang sudah terlanjur terasa lelah. Padahal mandi setelah seharian beraktivitas sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit, lho. Caranya, kamu bisa menggunakan air hangat untuk mandi.

Air hangat sangat cocok untuk merelaksasikan tubuh yang lelah. Selain itu mandi dengan air hangat juga bisa melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh. Dengan mandi yang bersih kamu dapat mencegah jerawat yang bisa timbul di permukaan punggungmu.

3. Gunakan Pelembab

Meskipun malam hari, penggunaan pelembab tetap bisa dibutuhkan. Apalagi jika kamu pemilik jenis kulit kering. Penggunaan pelembap saat malam hari menjadi penting karena selama kita tidur proses penguapan cairan tubuh berlangsung lebih cepat. Dengan kata lain, pelembab berfungsi untuk menghidrasi kulit sepanjang malam

Hal itu yang menyebabkan kulit cepat kering. Mengoleskan pelembap sebelum tidur akan memperlambat penguapan itu. Aktivitas fisik yang minim di kala tidur juga akan mempercepat proses regenerasi kulit. Dengan penggunaan pelembap, efeknya sampai pagi kulitmu akan terjaga kelembapannya.

4. Gunakan Krim Mata

Selain bagian wajah, kulit di sekitar mata ternyata lebih rapuh dan lebih rentan terhadap kekeringan. Sehingga bagian itu lebih cepat untuk menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan penuaan yaitu munculnya kantung dan terjadiny efek mata panda.

Sedangkan krim wajah pada umumnya memiliki formula yang terlalu keras untuk kulit area sekitar mata. Oleh karenanya, menggunakan krim mata adalah sebagai salah satu cara mengatasinya.

Krim mata biasanya mengandung lebih banyak minyak daripada krim wajah biasa dan memiliki banyak bahan aktif yang ditujukan untuk masalah di sekitar mata.

Ambil krim mata secukupnya, kemudian pijat lembut pada area bawah mata sampai meresap. Penggunaan krim mata secara rutin akan memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan di sekitar mata.

Gunakan krim mata untuk melembabkan kulit di sekitar mata Anda serta mencegah keriput di daerah sensitif. Menggunakan krim mata sebaiknya selalu Anda gunakan sebelum Anda tidur malam.

5. Gunakan Krim Antiaging

Pemakaian krim antiaging atau krim anti-penuaan dini secara rutin dapat menghindarkan kulit Anda dari penuaan dini. Gunakan krim anti-aging sebelum Anda tidur. Pijat dengan lembut dengan gerakan melingkar.

6. Gunakan Facial Foam

Agar wajahmu terlihat semakin bersih tanpa kotoran yang tersisa, setelah menggunakan makeup remover dan mandi kamu perlu melanjutkannya dengan facial foam atau facial wash.

Basuh wajah dengan air hangat untuk membuka pori-pori kulit, kemudian gunakan facial wash merata di seluruh wajah sambil dipijat lembut. Diamkan beberapa menit agar kotoran terangkat, setelah itu bersihkan dengan air dingin. Dengan kulit yang bersih maka bakteri enggan bersinggah di wajahmu.

7. Dinginkan Dengan Toner

Setelah dibasuh dengan air hangat, saatnya mendinginkan kulitmu agar pori-pori wajah kembali menutup. Gunakan toner sebagai penyegar dan pembersih sisa kotoran yang tak bisa dijangkau oleh makeup remover atau facial foam.

Basahi kapas dengan toner secukupnya dan ratakan ke seluruh wajah dengan gerakan menyeret kapas pendek-pendek dengan ringan. Sensasi dingin dan segar akan kamu rasakan ketika memakainya.

8. Gunakan Masker Wajah

Meski penggunaan masker wajah tidak harus dilakukan setiap hari, pemakaian masker wajah dapat membantu merawat wajah. Kandungan di dalam masker akan memberikan nutrisi pada kulit wajah.

Kamu bisa menggunakan masker dari produk-produk kecantikan atau membuat masker wajah sendiri dari bahan-bahan alami seperti masker bengkoang, masker apel, masker alpukat dan lainnya. Masker alami bisa menutrisi serta mengurangi jerawat yang meradang di wajahmu.

9. Gunakan Serum

Penggunaan serum di malam hari akan memperbaiki sel kulit mati pada wajah secara cepat. Teksturnya yang ringan dan cepat meresap membuat nutrisi yang terkandung dalam serum lebih cepat bekerja hingga lapisan kulit terdalam.

Sebelum menggunakan pelembap sebaiknya gunakan serum terlebih dahulu supaya kulit terasa lembap tidak hanya di luar tetapi juga di dalam. Walaupun serum sangat efektif untuk membuat kulit cerah tapi bukan berarti kamu menggunakannya berkali-kali. Cukup gunakan dua atau tiga tetes serum pada kulit wajah untuk menjaga kesehatan dan peremajaan kulitmu.

10. Oleskan Krim Malam

Saat malam hari wajah akan beristirahat sehingga krim malam bisa maksimal dalam memperbaiki kulit. Krim malam mengandung nutrisi antioksidan yang lebih tinggi sehingga dapat membantu proses regenerasi.

Penggunaan krim malam saat kulit sedang beristirahat di malam hari dapat memudahkan krim meresap ke dalam kulit. Sehingga kerja krim pun bisa lebih maksimal. Dalam penggunaan krim malam sebaiknya sesuaikan dengan jenis kulitmu. Ada dua jenis krim malam, krim malam sebagai anti penuaan dan krim malam untuk melembabkan.

11. Berikan Pelembab Bibir

Seringkali bibir menjadi bagian yang sering dilupakan dalam perawatannya. Padahal bibir yang cantik dan kenyal dapat menambah daya tarik dan kecantikanmu.

Agar bibir yang lembap dan sehat maka kamu bisa menggunakan pelembap bibir atau lipbalm saat sebelum tidur. Atau kamu bisa mencoba dengan bahan alami seperti madu yang dapat melembapkan dan menutrisi bibir sehingga proses regenerasi kulit di area bibir berjalan lancar.

 

Rutinitas perawatan wajah yang tepat saat malam hari akan mengantarkanmu pada kulit wajah yang cerah alami dan bebas dari jerawat. Ayo, ikuti perjalanan mewujudkan mimpimu bersama Theraskin untuk kulit yang bersih, cerah, dan terawat di sini!

 

MEMILIH TABIR SURYA UNTUK ANAK

Tabir Surya Untuk Anak

tabir surya anakSaat Anda akan mengajak anak berlibur ke pantai atau ke kolam renang (water park), bekali anak anda dengan krim tabir surya (sunblock). Idealnya, anak menghabiskan 50%-80% waktu bermainnya di luar rumah atau di bawah sinar matahari. Saat inilah kulit anak perlu dilindungi dari paparan sinar matahari sehingga berisiko terkena kanker kulit karena sebagian dari sinar matahari mengandung ultraviolet (UV). Jika mengenai kulit, sinar UV bisa menyebabkan luka bakar, tanning (kulit kegelapan) dan kerusakan kulit lainnya.

Sunblock perlu digunakan sedini mungkin untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Nah, efek buruk sinar matahari dimulai dari ‘sunburn’, gangguan pigmentasi, penuaan dini sampai kanker kulit (dalam jangka panjang!). Penelitian membuktikan, bila tindakan ‘sunprotection’, di antaranya dengan menggunakan tabir surya, sudah diterapkan sejak usia anak di bawah 10 tahun, ternyata hal ini bisa menurunkan angka kejadian kanker kulit dengan signifikan di kemudian hari.

Sunblock seperti apa yang cocok untuk anak? Sunblock untuk bayi dan anak berbeda dengan untuk dewasa. Bahan UV filters yang digunakan adalah ‘physical sunscreen’, yaitu zinc oxide (ZnO) dan titanium dioxide (TiO2), serta tidak menggunakan ‘chemical sunscreen’, seperti octyl methoxy cinnamate, dll. Lalu, bagaimana cara memilih sunblock yang sesuai untuk anak? Pilihlah yang berlabel ‘for babies and kids’ (jadi, bahan yang digunakan sudah sesuai untuk anak, nilai SPF (Sun Protection Factor) dan PA (protection grade of UVA) yang sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan (dianjurkan memilih dengan minimal SPF 30 dan PA +++), serta sunscreen yang waterproof/water resistant.

Jangan lupa, pakaikan dengan tepat, yakni sebaiknya dioleskan di seluruh bagian kulit yang tidak tertutup pakaian minimal 30 menit sebelum aktivitas. Sebaiknya, dioles kembali setiap 2 jam, bila memang berada di luar dalam jangka lama. Juga perlu dioleskan dalam jumlah yang cukup agar bisa mendapat proteksi yang tertera pada label produk. Cara mudah untuk melakukan hal ini adalah dengan menggunakan ‘teaspoon rule’, yakni oleskan lebih dari ½ sendok teh (3 mL) tabir surya pada setiap tangan dan wajah/leher serta 1 sendok teh (6 mL) pada dada/perut, punggung, dan setiap kaki.

Berhati-hatilah. Jangan sampai kulit si kecil terbakar? Gejalanya adalah kemerahan, perih, dan kulit mengelupas. Pada keadaan seperti ini, kulit harus didinginkan dan diberikan krim yang bersifat shoothing. Misalnya, after sun care cream/lotion, atau krim anti iritasi. Pada keadaan sunburn yang luas atau berat (tidak membaik dalam 2 – 3 hari), sebaiknya bawa anak berkonsultasi ke dokter. Dokter akan mengevaluasi tingkat berat ringannya sunburn yang dialami. Biasanya, pengobatan yang diberikan adalah krim anti radang, dll. Dan, untuk menjaga kulit anak di atas usia 1 tahun tetap sehat dan aman walau berada di bawah sinar matahari, gunakan tabir surya dan sunprotection lainnya (topi, pakaian, dan sunglasses). Selain itu, cuaca mendung tidak berarti paparan sinar matahari juga berkurang. Itu sebabnya tabir surya masih harus dipakai. Pengolesan ulang tabir surya penting dilakukan agar anak tetap mendapat proteksi yang cukup selama berada di luar.

Saat Anda akan mengajak anak berlibur ke pantai, bekali diri Anda dengan krim tabir surya. Idealnya, anak menghabiskan 50%-80% waktu bermainnya di luar rumah atau di bawah sinar matahari.

Saat inilah kulit anak perlu dilindungi dari risiko terkena kanker kulit karena sebagian dari sinar matahari mengandung ultraviolet (UV). Jika mengenai kulit, sinar UV bisa menyebabkan luka bakar, tanning (kulit kegelapan) dan kerusakan kulit lainnya.

Anak bisa terlindungi dari paparan sinar matahari dengan cara menghindari matahari yang terlalu terik (pukul 10.00 – 16.00), berlindung di bawah sesuatu, memakai tabir surya, mengenakan pakaian yang tidak tembus sinar matahari serta gunakan pelindung seperti topi, payung atau kacamata hitam.

Saat menggunakan tabir surya untuk anak, pilihlah dengan cermat.
• Untuk anak usia di atas 6 bulan, pilih tabir surya dengan SPF 30 atau lebih, pilih yang bisa melindungi dari UVA dan UVB (broad spectrum sunscreen).

• Untuk anak menghindari reaksi alergi, pilih tabir surya yang tidak mengandung PABA.

• Bila kulit anak sensitif, pilih yang kandungan aktifnya titanium dioxide (tabir surya yang bebas kimiawi)

Cara menggunakan tabir surya pada anak : gunakan sebelum anak bermain di bawah sinar matahari (15-30 menit sebelum terkena matahari). Jangan lupa oleskan atau semprotkan tabir surya ke bagian bibir, tangan, telinga, kaki, leher, dan bahu. Tambah tabir surya secara berkala, misalnya setiap 2 jam sekali.

Oleskan atau semprotkan lagi bila anak berkeringat atau habis berenang. Saat berenang, gunakan tabir surya yang waterproof sehingga mampu bertahan selama 80 menit. Krim tabir surya tidak disarankan untuk digunakan pada bayi di bawah usia 6 bulan.

KULIT REMAJA, MASALAH DAN CARA MENGATASINYA

MASALAH YANG SERING TERJADI PADA KULIT REMAJA DAN TIPS MENGATASINYA

kulit remajaMerawat kulit haruslah dilakukan sejak masih muda, terutama saat menginjak masa remaja. Pada masa ini, kulit sedang mengalami reaksi dan penyesuaian karena adanya lonjakan hormon dalam tubuh. Karenanya tidak jarang remaja mengalami sejumlah gangguan kulit, seperti jerawat, keringat berlebih, wajah berminyak, bahkan hingga munculnya penyakit kulit misalnya kutil. Pada dasarnya, karena faktor hormonal, semua kondisi kulit remaja tersebut normal. Meski demikian, haruslah dilakukan penanganan yang tepat, aman, efektif, dan efisien.

Pada artikel kali ini akan coba membahas mengenai perawatan wajah dan kulit yang cocok untuk kulit remaja berdasarkan berbagai masalah kulitnya. So girls let’s check these out!

Tips Menghilangkan Jerawat Terutama Untuk Kulit Remaja
Jerawat adalah masalah yang paling sering muncul pada saat seseorang memasuki usia remaja. Hal ini antara lain adalah karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan hormon yang sedang meningkat. Akibatnya, kulit pun ikut bereaksi dengan hal tersebut, yang pada akhirnya menimbulkan jerawat. Jerawat pada kulit remaja ini biasanya muncul ditandai dengan tonjolan pada sejumlah area kulit, yang disertai dengan infeksi, pori-pori melebar, dan berisi lemak padat (komedo). Jerawat pada remaja biasanya muncul di daerah seperti dahi, hidung, serta pipi.

Jerawat yang terjadi pada remaja, meskipun normal, haruslah mendapatkan penanganan yang tepat. Karena, yang ditakutkan dari jerawat adalah bekas luka jerawat yang sulit dihilangkan. Nah, agar jerawat cepat sembuh dan tidak meninggalkan bekas luka, ikuti langkah-langkah berikut ini cara Penghilang Bekas Jerawat beserta jerawatnya:

1. Gunakan jeruk nipis untuk mempercepat sembuhnya jerawat
Jeruk nipis diperas untuk diambil sarinya. Campurkan dengan madu murni, lalu gunakan kapas yang direndam di campuran tersebut untuk diusapkan di kulit yang berjerawat. Lakukan 2 hingga 3 kali sehari secara rutin setiap hari hingga jerawat sembuh. Cara ini juga bisa dilakukan setelah jerawat sembuh agar bekas luka jerawat bisa hilang sampai tuntas dan jangan sekali mencoba Cream Jerawat yang tidak aman carilah Cream Jerawat yang aman dan alami.

2. Cara Mengatasi Kulit Berminyak Pada Kulit Remaja
Masalah kulit lainnya yang sering terjadi pada remaja adalah kulit berminyak. Akibat kondisi hormonal yang tidak stabil, kelenjar yang memproduksi minyak di bawah kulit ikut bereaksi tidak stabil. Kelebihan minyak di wajah pun terjadi dan biasanya sangat mengganggu.

Pada dasarnya, minyak di wajah memiliki manfaat, antara lain untuk mencegah kulit mengalami kekeringan. Namun, minyak berlebih juga dapat menyebabkan sejumlah masalah, misalnya kotoran yang mudah melengket, pori-pori kulit membesar, komedo, dan tentunya jerawat. Untuk itu perlu dilakukan penanganan agar masalah minyak di wajah bisa teratasi.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan cara alami yaitu dengan membuatmasker dari putih telur. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan tissue tebal yang dibasahi dengan putih telur, lalu digunakan sebagai masker untuk menutupi wajah. Pastikan masker menutupi dan menempel di seluruh bagian wajah, diamkan hingga mengering, lalu bersihkan dengan air.

Putih telur yang digunakan seperti cara di atas sangat efektif menyerap minyak, sekaligus mengangkat komedo sehingga wajah pun jadi bersih.

3. Mengatasi Keringat Berlebih Pada Usia Remaja
Remaja juga rentan mengalami masalah kulit lainnya, yaitu: keringat berlebih. Aktivitas yang cukup padat, perubahan hormon, stres, perubahan pola makan, bisa menimbulkan masalah keringat berlebih pada remaja. Keringat ini biasanya muncul secara berlebihan pada area punggung, dada, lipatan kulit, telapak tangan dan kaki, ketiak, serta lipatan paha. Keringat berlebih ini, bila tidak diikuti dengan menjaga kebersihan tubuh, bisa menimbulkan masalah lain, yaitu bau badan, gatal-gatal, dan sebagainya.

Karena keringat berfungsi untuk mendinginkan tubuh, sebenarnya tidak perlu ditangani secara khusus. Cukup pastikan bahwa kulit dan tubuh cukup bersih, terhindar dari kotoran dan kuman. Jika perlu, gunakan deodoran atau wewangian yang mengandung anti septik agar kuman tidak mudah berkembang biak di kulit.

4. Daun Sirih untuk Kulit dan Mengatasi Masalah Bau Badan
Untuk menghindari kuman hidup dan berkembang biak di kulit, Kamu bisa menggunakan daun sirih sebagai bahan alami untuk mengusir kuman dari kulit, sekaligus menjaga tubuh dari bau badan. Daun sirih adalah anti septik alami yang mampu membunuh kuman dan bakteri, serta mencegahnya hidup dan berkembang biak di kulit. Dengan kulit yang bebas kuman, maka tubuh pun terhindar dari bau badan tak sedap, serta gangguan gatal-gatal seperti panu dan kutu air.

Caranya cukup mudah, cukup dengan merebus 3 – 5 helai daun sirih, dan airnya dicampurkan pada air bilasan saat mandi. Mandi seperti biasa, lalu gunakan air campuran tadi untuk membilas tubuh.

PEMILIHAN BEDAK

PILIH YANG MANA YA ?? BEDAK TABUR ATAU BEDAK PADAT

bedak

Dalam berpenampilan, wanita tidak lepas dari produk kosmetik yang akan membantu wanita tampil cantik. Salah satu produk kosmetik yang dipakai wanita adalah bedak. Dalam memilih dan menentukannya harus tepat dan merupakan hal yang sangatlah penting. Produk ini merupakan salah satu  make up wajib harian selain lipstik atau eyeliner. Fungsinya untuk memberikan hasil akhir kulit yang lembut, halus, tidak kasar, menutupi kekurangan kulit, serta membuat kulit tampak cerah. Secara umum di pasaran terdapat dua jenis, yaitu bedak tabur atau loose powder, dan bedak padat atau compact powder dimana masing-masing memiliki tekstur dan ciri khas yang sangat berbeda.

Ok, kali ini kita akan membahas perbedaannya satu per satu. Ladies, let’s check it out !!

  1. Compact Powder, mempunyai wujud padat karena proses pemadatan dengan tekanan dan memiliki tekstur yang agak berat. Produk ini dapat digunakan dengan cara mengusapkan spons atau kuas. Biasanya bedak padat ini sudah ditambahkan foundation sehingga lebih mudah menempel pada kulit dan sifatnya lebih kuat.
  2. Loose Powder, dibuat dengan komposisi yang sama dengan compact powder namun tidak dipadatkan. Loose powder pada umumnya memiliki tekstur yang lebih ringan dibandingkan dengan compact powder. Loose powder ini digunakan dengan menaburkannya di atas spons ataupun menyapukan ujung.

Penggunaan loose powder ataupun compact powder harus disesuaikan dengan jenis kulit. Dijelaskan oleh dr. Erliswita Reza, dokter kecantikan, saat ini telah dibuat beberapa tipe untuk masing-masing jenis kulit yang berbeda, yaitu jenis kulit kering, berminyak, kombinasi dan sensitif. Apa dan bagaimana? Berikut penjelasannya ladies :

  1. Kulit Kering. Untuk kulit wajah yang cenderung kering sebaiknya menggunakan compact powder. Pasalnya, bedak padat memiliki formula untuk menjaga kelembaban kulit, yang disebut moisturizer atau pelembab. Teksturnya yang mudah menempel sangat cocok digunakan dalam jangka waktu lama dan hasilnya lebih merata pada kulit wajah.
  2. Kulit Berminyak. Untuk kulit wajah yang cenderung berminyak sebaiknya menggunakan loose powder, karena tekstur dari produk ini sangat ringan sehingga dapat melekat sempurna pada kulit wajah, serta mengurangi produksi minyak pada wajah sehingga terlihat mengkilap. Loose powder juga cocok digunakan oleh mereka yang berusia di atas 40 tahun karena bedak tabur ini dapat melekat sempurna pada kulit wajah yang telah berkerut atau keriput.
  3. Kulit Berjerawat. Untuk kulit wajah yang berjerawat sebaiknya menggunakan loose powder karena tekstur dari produk ini lebih ringan, tidak lengket dan tidak tebal sehingga mudah dihapus kembali. Selain itu, untuk kulit wajah yang berjerawat sebaiknya memiliki bedak yang tidak mengandung zat comedogenic seperti lanolin dan pewangi. Sebaliknya pilih bedak yang tercantum non-comedogenic.
  4. Kulit Normal. Untuk jenis kulit wajah yang normal bisa menggunakan kedua jenis bedak, loose powder maupun compact powder. Tetapi, mereka akan lebih bagus jika menggunakan compact powder karena ketahanannya lebih lama dibandingkan dengan loose powder.

Selain memilih bedak sesuai dengan jenis kulit, sebelum membeli produk kosmetik yang satu ini ada hal-hal lain yang harus diperhatikan. Apa saja? Berikut penjelasannya:

  1. Memperhatikan kandungan/komposisi, misalnya apakah mengandung zat comedogenic ataupun non-comedogenic. Kandungan utama adalah talc, kanji, karbonat anorganik, zinc stearat, kaolin, serta untuk kulit yang berjerawat mengandung asam salisilat.
  2. Perhatikan tanggal kadaluarsanya. Masa kadaluarsa adalah 1-2 tahun, sehingga jika tidak tertera masa kadaluarsanya berarti kualitas kurang baik.

Ok, segini dulu informasinya Ladies. Hati-hati dalam memilih dan menentukan ya…

 

KULIT MEMERAH KARENA JERAWAT MERADANG

JERAWAT MERADANG SEHINGGA KULIT MEMERAH, APA YANG HARUS DILAKUKAN ??

 

Saat kulit wajahmu terdapat jerawat meradang, tentu perasaan nggak pede datang dan mengganggumu, ya kan Ladies? Terlebih jika si jerawat meradang alias si merah jambu yang meradang itu menyebabkan kulit wajahmu tampak kemerahan. Rasanya ingin di rumah saja seharian! (Oh My God, jangan sampe dech Ladies).  Tapi, hal ini tentu nggak semudah itu dilakukan, sebab ada banyak aktivitas seru di luar sana yang sayang untuk dilewatkan. Sambil mengurung diri di rumah, yuk, lakukan perawatan wajah berjerawat dengan memanfaatkan es batu untuk perawatan jerawat biasa atau jerawat meradang agar “WajahSiapTampil” kamu segera kembali!

Merawat jerawat meradang dengan es batu? Bagi yang belum tahu, mungkin ini akan sedikit membuatmu mengernyitkan dahi. Tapi, faktanya, memanfaatkan es batu untuk perawatan wajah berjerawat cukup disarankan lho oleh para ahli kulit dan kecantikan. Kenapa??? Sebab, es batu nggak cuma mampu membuat minumanmu terasa lebih segar, sensasi dingin es batu terbukti membantu menurunkan sirkulasi darah di area kulit berjerawat sekaligus menenangkannya. Nah lhooo…ternyata ada juga manfaat es batu buat jerawat.

Cara memanfaatkan es batu untuk meredakan jerawat meradang juga nggak sulit, kok Ladies. Mau tahu caranya, yuk kita simak langkah-langkah berikut :

  1. Keluarkan es batu dari dalam freezer. Jika ukurannya terlalu besar, kamu bisa memecahkannya terlebih dulu hingga ukuran bongkahannya terbilang mudah digenggam, kemudian cuci bersih sebentar aja.
  2. Ambil kain bersih bertekstur halus, gunakan untuk membungkus es batu.
  3. Mulailah memijat wajahmu dengan menggunakan es batu yang sudah dibungkus tadi. Lakukan selama 10-15 menit setiap hari sesering mungkin dengan gerakan memutar perlahan hingga kulit terasa kebas. Fokuskan pada area yang berjerawat, tapi ingat untuk tidak menekan terlalu keras terutama pada bagian yang berjerawat.

Meski sederhana, cara ini cukup membantu untuk mengurangi kemerahan di kulit akibat peradangan jerawat, membuat kulit tampak lebih segar, serta mengecilkan pori-pori. Ingin sekaligus menutrisi kulit? Coba gunakan es batu yang terbuat dari air perasan lemon, teh hijau, atau lidah buaya.  Saat wajah nggak sedang berjerawat pun perawatan dengan es batu ini bisa kamu terapkan dua kali seminggu untuk menyegarkan kulit kembali.

Agar hasil perawatannya lebih cepat terlihat, jangan lupa juga untuk menerapkan beberapa hal berikut ini, check this out:

Perbanyak konsumsi air putih.

Selain membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, memperbanyak konsumsi air putih setiap hari adalah cara perawatan wajah berjerawat yang dianjurkan. Karena sifatnya yang ringan dan mudah diserap, air putih mampu menghidrasi tubuh dan membantu mengeluarkan racun pemicu peradangan pada tubuh, termasuk pada kulit. Nggak cuma itu, air putih juga dapat mencegah kulit mengalami kekeringan yang merupakan penyebab kulit lebih rentan terhadap serangan bakteri.  Saat kulit berjerawat dan mulai meradang, usahakan mematuhi batas minimal konsumsi air putih sebanyak delapan gelas per hari ya, Ladies!

Minimalisir makanan pemicu timbulnya jerawat.

Menurut para ahli, makanan yang dikonsumsi juga memengaruhi kondisi kulit dan jerawat di wajah, Ladies. Bila kamu terbiasa mengonsumsi makanan tinggi kandungan lemak maupun gula seperti gorengan atau minuman bersoda, produktivitas kelenjar minyak di kulit akan meningkat dan hal ini bisa memicu timbulnya jerawat.

Semakin berminyak kulit wajahmu, kotoran dan bakteri akan lebih mudah menempel di kulit dan mengakibatkan si jerawat makin meradang. Untuk itu, meminimalisir konsumsi makanan berlemak dan tinggi kandungan gula jadi tips perawatan wajah berjerawat yang sebaiknya kamu terapkan.

Rajin membersihkan wajah dengan benar tiap habis beraktivitas.

Benar memang bahwa berjerawat nggak seharusnya jadi alasan bagimu untuk mengisolasi diri dan enggan keluar rumah. Tapi, jangan lupa bersihkan wajah dengan benar setiap hari setelah beraktivitas ya. Sebab, saat wajah tidak dibersihkan dengan benar, kotoran pembawa bakteri bisa menumpuk di kulit dan menyebabkan jerawatmu meradang.

Selain itu, pastikan juga kamu sudah memilih sabun cuci muka atau facialwash yang bagus dan sesuai dengan kebutuhan kulit atau jenis kulitmu yang membuat kulit berjerawat terasa lebih bersih dan lembut. Tak hanya itu, kandungan Salicylic Acidnya juga bekerja hingga ke dalam pori, membantumu mengurangi minyak berlebih pada wajah serta melawan bakteri penyebab jerawat.

Nah cukup segitu dulu informasinya. So, tunggu apa lagi Ladies? Yuk, mulai buat “WajahSiapTampil” kembali dengan langkah perawatan wajah berjerawat di atas agar kamu bisa terus aktif menikmati serunya harimu!

Salam Cantik dan Bahagia 😉